Selasa, 14 Agustus 2018 : 21:14:36 WITA
Berita Terkini
Harga Telur Meroket, Naik Rp 10 Ribu Per Piring

BALIKPAPAN - Harga telur ayam ras sempat melonjak jelang perayaan Natal dan tahun baru. Hingga pergantian tahun, rupanya harga belum juga normal. Berdasarkan pantauan media ini di Pasar Klandasan, Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan Kota, Senin (1/1), harga telur ayam per piring terbilang masih tinggi.

Kendati permintaan konsumen cukup tinggi hingga menyebabkan kenaikan harga, namun stok telur masih aman hingga awal tahun ini. Sejak awal Desember, tepatnya pada perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, harga telur mulai naik. Menurut Jumadi, seorang pedagang sembako di Pasar Klandasan, harga telur berukuran kecil kini dijual Rp 49 ribu. Padahal sebelumnya, hanya Rp 39 ribu.

“Kalau yang ukuran besar harganya jadi Rp 55 ribu per piring. Padahal normalnya Rp 49 ribu. Naik hampir Rp 10 ribu. Lumayan tinggi,” ungkapnya. Kendati harga itu sudah sedikit turun dibandingkan awal Desember lalu, namun harga belum kembali ke harga semula.

Diketahui pada awal Desember, harga telur mencapai Rp 51 ribu per piring untuk ukuran kecil dan Rp 61 ribu untuk ukuran besar. Sejumlah faktor penyebab kenaikan harga telur, di antaranya, karena cuaca buruk yang terjadi di berbagai kota di Indonesia, terutama daerah Jawa. Di mana, selama ini telur di Balikpapan rata-rata dipasok dari Surabaya.

Untuk harga ecer, telur yang sebelumnya dijual Rp 1.500 per butir, naik hingga Rp 2 ribu per butir. Kendati demikian, pemilik warung makan tetap harus membeli telur meski harga belum normal. “Saya kan jual nasi di rumah, jadi tetap butuh untuk jualan. Pokoknya kalau sudah naik, kami tetap harus beli,” ungkap Warni, seorang pembeli. (kpnn/rsh/k15)

Sumber; kaltim.prokal.co

Sekilas Informasi